Selasa, 27 Okt 2026 BisnisHypeInfografisMomNews
Beranda › News
News

Polri Tanggung Seluruh Perawatan Medis Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Listrik di Blok M

✍️ Admin 🕒 27 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M.
Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M. Foto: Instagram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah cepat dan humanis dalam merespons insiden kecelakaan lalu lintas tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan pusat bisnis Blok M, Jakarta Selatan. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto memastikan bahwa institusi kepolisian akan menanggung dan menjamin seluruh rangkaian pemulihan medis korban hingga benar-benar pulih.

Perhatian penuh dari pucuk pimpinan Korps Bhayangkara ini diberikan menyusul musibah berat yang dialami oleh Hasan Syukur (56), seorang pengemudi ojol yang mengalami luka-luka parah setelah kendaraannya dihantam dan terlindas oleh mobil listrik di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Guna memastikan penanganan berjalan optimal, pihak kepolisian telah mengerahkan jajaran terkait untuk turun tangan secara langsung mendampingi korban dan keluarganya di rumah sakit.

Sebagai langkah konkret dari instruksi tersebut, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tingkat I Pusdokkes Polri bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya langsung diterjunkan untuk menjenguk korban secara langsung. Kehadiran para pejabat tinggi kepolisian ini tidak hanya sekadar memantau kondisi kesehatan korban secara medis, tetapi juga memberikan dukungan moril serta materiil yang dibutuhkan oleh pihak keluarga yang sedang menghadapi masa-masa sulit.

Dalam keterangan resminya, pihak kepolisian menegaskan komitmen negara dalam melindungi warganya, khususnya para pekerja sektor informal yang rentan di jalan raya. "Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total," ujar Suyudi. Komitmen ini diharapkan mampu meringankan beban finansial keluarga korban yang mesti menghadapi biaya pengobatan tidak sedikit akibat insiden maut tersebut.

Selain memberikan jaminan pembiayaan penuh, pihak medis kepolisian juga menyiapkan opsi rujukan lanjutan demi memaksimalkan proses penyembuhan sang pengemudi ojol. Karumkit Pusdokkes Polri merekomendasikan agar bilamana kondisi fisik dan klinis korban telah memungkinkan, perawatannya akan dialihkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Pemindahan ini dinilai penting agar seluruh fasilitas penunjang medis kepolisian yang mumpuni dapat dikerahkan secara maksimal untuk memulihkan kondisi kesehatan korban.

Di sisi lain, proses hukum atas insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil listrik merek BYD tersebut terus berjalan secara profesional di bawah penanganan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Pengemudi mobil yang menjadi pemicu kecelakaan telah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam, termasuk tes urine yang memastikan bahwa pengemudi tersebut tidak berada di bawah pengaruh zat narkotika maupun minuman beralkohol. Kecelakaan tersebut murni terjadi akibat kelalaian pengemudi yang mengalami kelelahan atau microsleep saat mengemudikan kendaraannya di tengah kepadatan lalu lintas ibu kota.

Melalui uluran tangan dan jaminan langsung dari pimpinan tertinggi Polri ini, pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih mendalam atas empati yang ditunjukkan. Kehadiran institusi penegak hukum di tengah musibah ini menjadi secercah harapan bagi keluarga agar proses penyembuhan tulang punggung keluarga mereka dapat berjalan lancar tanpa harus memikirkan beban biaya rumah sakit yang besar.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update