Saham adalah suatu surat berharga yang merupakan bukti kepemilikan baik Perseroan maupun investor korporat. Laba dari saham yaitu deviden, tetapi investor ekuitas juga dapat menjual serta membeli saham untuk mendapatkan keuntungan.
Investasi saham merupakan salah satu jenis investasi jangka panjang. Untuk dapat investasi saham, perlu modal besar.
Seiring berkembangnya teknologi, investasi saham mudah diaplikasikan oleh kalangan muda sekalipun karena cenderung memberikan profit yang lebih besar dari investasi lain.
Baca Juga: 6 Risiko Investasi Jangka Panjang
2. Investasi Reksadana
Sama seperti saham, reksadana juga surat berharga yang mewakili suatu aset atau klaim aset.
Adapun keuntungan dari investasi reksadana yaitu terdapat beberapa pilihan antara lain saham, obligasi dan pasar mata uang yang dapat disesuaikan dengan dana dan risiko.
Investasi reksadana cocok bagi mereka yang terjun di dunia bisnis. Reksadana juga cocok untuk pemula, karena investasinya dilakukan oleh manajer investasi. Kita hanya menerima untungnya saja.
Investasi reksadana merupakan jenis investasi yang memiliki jangka waktu panjang, dapat dijumpai pada produk reksadana saham dengan jangka waktu lima tahun, reksa dana campuran selama 3-5 tahun dan reksadana pendapatan tetap dengan masa 1-3 tahun.
Baca Juga: Ketahui, Ini Gejala Tipes pada Orang Dewasa
3. Investasi Obligasi
Sama seperti yang lainnya, obligasi ajuga surat berharga utang dari peminjam kepada pemberi pinjaman.