Niat Puasa Arafah Terlengkap, Arab, Latin dan Terjemahannya

Hadi Mulyono
Kamis 08 Juni 2023, 20:12 WIB
Ilustrasi niat puasa Arafah. (Sumber : pexels.com/Brett Sayles)

Ilustrasi niat puasa Arafah. (Sumber : pexels.com/Brett Sayles)

LABVIRAL.COM - Mengerjakan puasa Arafah bisa menjadi salah satu cara untuk panen pahala dari Allah Swt karena memang sangat dianjurkan.

Puasa Arafah adalah puasa yang hukumnya sunnah dan dikerjakan pada tanggal 9 Zulhijah ketika jemaah haji di Tanah Suci melaksanakan wukuf di Arafah.

Kendati lebih ditekankan agar dikerjakan para jemaah haji, tetapi kita yang ada di Indonesia tetap boleh untuk mengerjakannya.

Baca Juga: Bolehkah Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis? Begini Hukumnya

Rasulullah saw bersabda, "Puasa Arafah (9 Zulhijah) bisa menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharam) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).

Selayaknya ibadah-ibadah yang lain, setiap muslim yang hendak menjalankannya wajib mengetahui bacaan niat puasa Arafah. Alasannya karena menurut Rasulullah saw, tidak sah suatu amal ibadah tanpa adanya niat.

Niat puasa Arafah dalam bahasa Arab

Berikut ini merupakan lafal niat puasa sunnah pada hari Arafah yang bisa dicatat dan dihafalkan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

 

Baca Juga: Doa Buka Puasa Senin Kamis, Arab, Latin dan Terjemahannya

Tulisan niat puasa Arafah latin

Jika kamu belum begitu fasih membaca tulisan Arab, maka diperbolehkan membaca versi latin asalkan tetap belajar huruf hijaiyah.

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ.

Terjemahan niat puasa Arafah

Setelah mengetahui bacaannya secara lengkap, maka penting untuk dipahami apa arti dari bacaan di atas.

Baca Juga: Hukum Puasa Syawal pada Pertengahan Bulan, Yuk Pahami Penjelasannya

Bahwa artinya adalah, "Aku niat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah Swt.”

Mengenai tata cara puasa sunnah yang satu ini, pada dasarnya sama persis dengan puasa Ramadan, yakni tidak makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkannya sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Berhubung amal ibadah ini hukumnya sunnah, niat puasa Arafah di atas bisa kamu baca pada siang hari, asalkan belum melakukan salah satu perkara yang membatalkan puasa.***

Follow Berita LABVIRAL di Google News
Editor :
Halaman :
Berita Terkait Berita Terkini