Perbedaan PPPK dan CPNS, Ayo Ketahui Sebelum Mendaftar Nanti!

Zahwa Elia Azzahra
Sabtu 01 Juli 2023, 15:38 WIB
Ilustrasi, perbedaan PPPK dan CPNS (Sumber : Freepik/syarifahbrit)

Ilustrasi, perbedaan PPPK dan CPNS (Sumber : Freepik/syarifahbrit)

Baca Juga: Formasi CPNS 2023, Lowongan Kerja Dibuka Besar-besaran, Fresh Graduate Ditunggu Mendaftar!

3. Rekrutmen PPPK dan CPNS

Proses rekrutmen PPPK dan CPNS berbeda. PPPK akan diseleksi menggunakan empat materi yakni kompetensi teknis, kompetensi manjerial, kompetensi sosiokultur dan tahap wawancara.

Sedangkan CPNS akan diseleksi melalui tes SKD dan SKB yang terdiri dari tiga materi soal, diantaranya Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Baca Juga: Bacaan Surah Ali Imran Ayat 169 Lengkap dengan Isi Kandungannya

4. Pemberhentian PPPK dan CPNS

PPPK akan diputus masa kontraknya secara hormat dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Jangka waktu perjanjian kerja berakhir
  • Meninggal dunia
  • Atas permintaan sendiri
  • Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pengurangan PPPK
  • Tidak cakap jasmani atau rohani sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan kewajiban sesuai perjanjian kerja yang disepakati

CPNS yang tidak memenuhi syarat menjadi PNS akan diberhentikan. Persyaratan yang dimaksud yakni:

  • Lulus pendidikan dan pelatihan
  • Sehat jasmani dan rohani

5. Posisi Pekerjaan

PPPK hanya dapat mengisi jabatan fungsional dan jabatan pimpinan tinggi yang ada. Sedangkan CPNS dapat mengisi seluruh posisi ASN.

PPPK bisa langsung jadi pimpinan tinggi dengan cara penunjukan langsung atau pengangkatan jabatan. Sedangkan CPNS harus merinti karir dari bawah.

6. Masa Pensiun

CPNS yang menjadi PNS akan mendapatkan dana pensiun. Sedangkan PPPK tidak mendapatkan dana tambahan jika masa kontraknya sudah selesai.

Formasi CPNS dan PPPK 2023

  • CPNS
    a. Dosen (15.858)
    b. Tenaga teknis lainnya (18.595)

  • PPPK
    a. Dosen (6.472)
    b. Tenaga guru (12.000)
    c. Tenaga kesehatan (12.719)
    d. Tenaga teknis lainnya (15.205)

  • Tenaga Daerah
    a. PPPK guru (580.202)
    b. PPPK tenaga kesehatan (327.542)
    c. PPPK tenaga teknis lainnya (35.000)
    d. PNS lulusan kedinasan (6.256)

Jurusan Berpeluang Diterima Jadi CPNS 2023

  1. Jurusan Pendidikan

    Jurusan pendidikan paling banyak dibutuhkan pemerintah pada tahun 2023. Pemerintah Pusat membutuhkan 22.331 dosen dan 12.000 tenaga guru. Sedangkan, Pemerintah Daerah membutuhkan 580.202 guru.

  2. Jurusan Kesehatan

    Jurusan kesehatan juga berpeluang besar diterima sebagai CPNS 2023. Pemerintah Pusat membutuhkan 12.719 tenaga kesehatan, sedangkan Pemerintah Daerah membutuhkan 327.542.

  3. Jurusan Politik dan Pemerintah

    Jurusan politik dan pemerintah juga memiliki peluang besar menjadi CPNS 2023. Dari jurusan ini kamu dapat menjadi peneliti di sektor pemerintah maupun swasta.

  4. Jurusan Hukum

    Jurusan ini banyak dibutuhkan pemerintah, menyusul adanya instansi yang berkaitan dengan hukum seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Kemenkumham.

  5. Jurusan Teknologi Informasi

    Tenaga ahli teknologi informasi dibutuhkan banyak pada sektor pemerintahan. Jurusan ini dibutuhkan untuk perkembangan teknologi di masa depan.

  6. Jurusan Bahasa Inggris

    Jurusan bahasa inggris juga memiliki peluang besar bekerja di instansi pemerintahan. Gambaran pekerjaannya seperti penerjemah, pengajar, humas, atau bidang yang lainnya.

  7. Jurusan Teknik

    Jurusan teknik berpeluang menjadi CPNS 2023. Jurusan ini bisa mengisi posisi di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Pemerintah Daerah. Adapun program yang dapat dipilih diantaranya, teknik perkapalan, teknik elektro, teknik sipil, dan teknik mesin.

  8. Jurusan Ekonomi Pembangunan

    Jurusan ini akan dibutuhkan untuk mengisi posisi Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi.

  9. Jurusan Psikologi

    Jurusan ini memiliki peluang kerja di pemerintahan sebagai Asesor Sumber Daya Manusia, Aparatur, dan sebagai analisis Pengembangan Kompetensi.
Follow Berita LABVIRAL di Google News
Halaman :
Berita Terkait Berita Terkini