Irjen Karyoto menjelaskan, saat diamankan pelaku tiba-tiba pingsan kemudian dibawa ke kantor Polsek lalu dilarikan ke Puskesmas Menteng.
"Pelaku tiba-tiba pingsan, kemudian dibawa ke Kantor Polsek dan dibawa ke Puskesmas Menteng. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan pelaku meninggal dunia," ungkap Irjen Karyoto.
Baca Juga: Ruben Onsu dan Keluarga Bikin Iri Netizen, Dance Bereng WayV
Surat Ancaman
Ketua Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengungkapkan surat ancaman yang dibawa oleh pelaku penembakan.
berikut isi surat ancaman Mustofa NR pelaku penembakan di Kantor MUI Jakarta:
SUMPAH YANG KEDUA
Kepada Bapak Pimpinan KAPOLDA METRO Jaya yang terhormat, setelah saya membawa PISAU ke kantor Bapak tetap saya tidak mendapatkan hak saya yaitu keadilan juga Bapak tidak mempertemukan saya dengan ketua MUI REPUBLIK INDONESIA saya mohon kepada Bapak selaku penegak hukum supaya saya dipenjarakan seumur hidup/ Tembak Mati kalau tidak bapak lakukan.
SAYA BERSUMPAH atas nama ALLAH Dan RASUL saya akan cari senjata api saya akan tembak Penguasa/Pejabat di Negeri ini terutama orang-orang MUI tanpa memberi tahu terlebih dahulu/ meminta izin untuk kedua kalinya kepada Penegak Hukum/ Kepolisian karena saya sudah lelah berjuang untuk mendapatkan hak saya yaitu keadilan.
25 Juli 2022