LABVIRAL.COM - Deputi CEO Disney yakni Bob Iger dilaporkan telah didesak agar mau mempertimbangkan untuk mengakuisisi penerbit game besar seperti Electronic Arts (EA).
Menurut fitur baru di Bloomberg yang memeriksa keadaan Disney saat ini, diketahui bahwa para eksekutif senior ingin Iger menjajaki kemungkinan mengubah perusahaan tersebut dari pemegang lisensi game menjadi raksasa game.
Akan tetapi, bos Disney tersebut dilaporkan belum terlalu ingin berkomitmen mengenai prospek mengakuisisi penerbit game. Bagaimana detailnya? Simak sampai akhir artikel ini ya!
Baca Juga: Cosplayer Tamara Dai Klarifikasi Usai Bikin Konten tentang Film ICE COLD
Pendapat Bob Iger
Bob Iger saat ini menjabat sebagai CEO Disney untuk kedua kalinya. Ia telah mengawasi akuisisi Pixar, Marvel Entertainment, Lucasfilm, dan 21st Century Fox selama masa jabatan pertamanya.
Akan tetapi disadur dari VGC pada Rabu, 11 Oktober 2023, soal kaitannya dengan kemungkinan mengakuisisi EA, ia belum menjelaskannya lebih lanjut. Hanya saja, hal ini bisa saja terjadi karena EA telah mengerjakan game dari berbagai judul Star Wars, termasuk seri Star Wars Jedi dari Respawn.
EA juga mengumumkan pada tahun lalu bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk membuat “beberapa game baru” berdasarkan properti Marvel, termasuk judul Iron Man dan Black Panther.
Pada bulan Mei lalu, EA secara aktif melakukan penjualan atau merger, setelah aktivitas M&A baru-baru ini di industri game seperti akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft senilai $69 miliar.
Situs baru Puck a Puck menyebut bahwa EA telah mengadakan pembicaraan dengan Disney, Apple, Amazon dan Comcast-NBCUniversal mengenai potensi penjualan.
Baca Juga: Skin Senjata Baru yang Ikonik Dihadirkan Riot Games dalam Valorant
Tanggapan pihak EA
CEO EA Andrew Wilson di lain kesempatan lantas menjelaskan tentang rumor akuisisi yang bisa saja dilakukan oleh Disney.
“Pertama, saya yakin Anda tidak mengharapkan saya mengomentari rumor dan spekulasi dari beberapa media kecil berwarna merah,” kata Wilson.
“Tetapi bagaimanapun juga, saya akan memberi tahu Anda, saya pikir kami berada dalam posisi yang luar biasa. Kami akan segera menjadi pengembang dan penerbit hiburan interaktif mandiri terbesar di dunia,” sambungnya.
Menurutnya, EA telah melakukan banyak perkembangan di seluruh platform, model bisnis, hingga berkembang di seluruh wilayah geografis.
Baca Juga: 10 Skill Mekanik yang Penting Kamu Ketahui Ketika Menjadi Hard Support Dota 2
"Dan di dunia di mana game menjadi semakin penting bagi kehidupan Gen Z dan Gen Alpha, yang akan menjadi generasi terdepan dalam hal konsumsi, hiburan di masa depan, saya rasa kita tidak akan berada dalam posisi yang lebih kuat sebagai pemimpin. perusahaan yang berdiri sendiri,” kata Wilson lagi.***