Akses Jalan Sawangan Depok Lumpuh Total Usai Longsor di Dekat TPA Cipayung, PUPR Kerahkan Alat Berat
DEPOK — Mobilitas warga di kawasan Sawangan dan sekitarnya mengalami lumpuh total setelah infrastruktur penghubung penting di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah. Insiden tanah amblas yang melanda kawasan sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung mengakibatkan jalur utama warga terisolasi secara mendadak. Peristiwa darurat ini tidak hanya memutus total arus lalu lintas kendaraan bermotor, tetapi juga memicu kekhawatiran mendalam bagi para pengguna jalan yang setiap hari mengandalkan rute tersebut untuk beraktivitas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana pergerakan tanah atau longsor ini terjadi pada titik krusial Jalan Usman Botong yang berada di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Kerusakan fatal tersebut bermula ketika tebing atau kontur tanah di tepi badan jalan yang berbatasan langsung dengan area TPA Cipayung tidak mampu menahan beban curah hujan yang tinggi. Akibat peristiwa yang terjadi pada Jumat (30/10/2026) sore tersebut, struktur aspal mengalami keretakan masif hingga akhirnya ambrol, menyisakan sebagian kecil badan jalan yang sangat berbahaya untuk dilintasi.
Dampak langsung dari amblasnya jalur ini membuat seluruh kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintasi akses Jalan Usman Botong. Situasi di lokasi langsung dipadati oleh warga sekitar dan para pelintas yang penasaran sekaligus cemas melihat kondisi jalan yang terputus secara drastis. Sejumlah pengendara terpaksa harus memutar balik dan mencari jalur alternatif lain yang jaraknya jauh lebih memutar untuk bisa sampai ke tempat tujuan mereka di wilayah Sawangan, Depok, dan sekitarnya.
Menanggapi laporan darurat tersebut, jajaran Pemerintah Kota Depok melalui instansi berwenang bergerak cepat untuk mengamankan lokasi kejadian. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyatakan pihaknya telah memantau kejadian tersebut dan langsung menerjunkan tim teknis ke lapangan guna melakukan penanganan secara intensif.
"Sedang dalam penanganan," ujar Yodi Joko Bintoro kepada Detikcom, Sabtu (31/10/2026).
Sebagai langkah mitigasi lanjutan di lapangan, Dinas PUPR Kota Depok langsung mengerahkan sejumlah alat berat ke titik lokasi longsor. Kehadiran alat berat ini difungsikan secara optimal untuk mengeruk, mengevakuasi, serta merapikan tumpukan material tanah longsoran yang menutup sebagian besar akses vital jalan tersebut. Langkah cepat ini diharapkan mampu meminimalisir dampak lanjutan sekaligus mempercepat proses pemulihan infrastruktur jalan agar dapat segera dilalui kembali oleh masyarakat luas setelah proses perbaikan darurat selesai dilaksanakan secara menyeluruh.
