Arti PMS, Banyak yang Salah Tafsir, Ternyata Beda dengan Menstruasi, Kenali Penyebab hingga Gejalanya
PMS berbeda arti dengan menstruasi, namun keduanya berkaitan satu sama lain.
LABVIRAL.COM - PMS berbeda arti dengan menstruasi, namun keduanya berkaitan satu sama lain.
PMS merupakan singkatan dari premenstrual syndrome. PMS artinya sindrom pramenstruasi.
PMS adalah gejala-gejala yang dialami wanita sebelum memasuki masa menstruasi.
Baca Juga: Arti Toleransi, Ternyata Berasal dari Bahasa Latin, Ayo Pahami dan Pelajari Contohnya
Menstruasi adalah siklus kegiatan reproduksi normal pada wanita yang biasanya terjadi 28 hari sekali saat rahim melepaskan lapisannya.
- Hari ke-3, PFI Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan dan Minta Perluasan Pencarian ke Pulau-Pulau di Kawasan Gunung Anak Krakatau
- Ustadz Aa Hilman Fauzi Hadir di Bekasi, Ajak Keluarga Menenangkan Hati dan Menyiapkan Generasi Islam
- Tren Peluang Bisnis Rumahan 2026, Modal Minim dengan Berdaya Saing Tinggi
Dengan pelepasan tersebut, keluarlah darah dan jaringan dari dalam rahim. Meski merupakan siklus rutin, tapi menstruasi sering datang dengan gejala nyeri tak tertahankan hingga kram yang mengganggu aktivitas.
Gejala PMS biasanya terjadi 1-2 minggu sebelum hari pertama menstruasi setiap bulannya.
Baca Juga: Perjalanan Spiritual 32 Biksu ke Indonesia
Jangan anggap sepele PMS, sebab bisa menimbulkan rasa sakit, seperti perut kembung, sakit kepala hingga depresi.
Penyebab PMS
- Perubahan Hormon
Kadar hormon estrogen dan progesteron yang meningkat dapat memicu PMS. - Perubahan zat kimia di otak
Perubahan zat kimia di otak disebut sebagai perubahan serotonin, yaitu zat kimia di otak yang mengatur suasana hati. Jumlah serotonin yang berkurang di otak dapat menyebabkan perubahan emosi, seperti gelisah yang berlebihan.
Baca Juga: Cara Hentikan SMS Spam yang Menggangu di HP Android dan iPhone
Gejala PMS
- Nyeri Payudara
- Berat badan bertambah
- Sakit kepala
- Tangan atau kaki membengkak
- Nyeri otot
- Kram perut
- Perut kembung
- Muncul jerawat
- Diare
- Sembelit
- Mudah lupa
- Kelelahan
- Sulit Konsentrasi
- Nafsu makan meningkat
- Mudah marah
- Menangis tanpa sebab
- Gelisah yang berlebihan
- Insomnia
- Gairah seks meningkat
- Depresi
