Bagus Nggak Sih Pasang Per CVT yang Lebih Panjang untuk Motor Matic Harian?
Penggantian per CVT yang lebih panjang pada motor matic sebenarnya tidak efektif untuk meningkatkan performa motor, justru hanya akan menambah beban kerja mesin.
LABVIRAL.COM - Para pemilik sepeda motor matic tentunya harus melakukan perawatan berkala yang berbeda dari motor jenis lainnya. Karena motor matic memerlukan perawatan berkala khusus untuk bagian Continuously Variable Transmission (CVT).
Saat melakukan perawatan pada CVT motor matic pastikan untuk memeriksa seluruh komponennya termasuk per CVT yang memiliki peran penting untuk performa motor.
Bagi yang belum tahu, per CVT motor matic ini terletak pada bagian belakang CVT tepatnya pada pulley belakang yang berfungsi untuk mengatur reduksi atau perbandingan gigi. Karena itu, per CVT ini memiliki peran yang sangat penting pada performa motor.
Baca Juga: Gampang Kok, Begini Cara Ganti Oli Gardan Motor Matic di Rumah
Jika komponen ini mengalami kerusakan seperti sudah mulai lemah, otomatis performa motor akan berkurang, tarikan motor menjadi lemot atau tidak responsif. Untuk mengembalikan performa motor yang berkurang tadi mau tidak mau pemilik wajib mengganti per CVT dengan yang baru.
- Hari ke-3, PFI Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan dan Minta Perluasan Pencarian ke Pulau-Pulau di Kawasan Gunung Anak Krakatau
- Ustadz Aa Hilman Fauzi Hadir di Bekasi, Ajak Keluarga Menenangkan Hati dan Menyiapkan Generasi Islam
- Tren Peluang Bisnis Rumahan 2026, Modal Minim dengan Berdaya Saing Tinggi
Karena berhubungan dengan performa motor, maka tak jarang para pemilik motor matic ini sengaja mengganti per CVTnya dengan produk aftermarket meskipun belum mengalami kerusakan.
Mereka, beranggapan mengganti per CVT standar dengan per CVT yang memiliki ukuran lebih panjang bisa meningkatkan performa motor mereka.
Baca Juga: Ciri-ciri Mesin Motor Matic yang Minta Skir Klep, Salah Satunya Kompresi Bocor!
Padahal, per CVT yang lebih panjang malah akan menambah beban kerja mesin. Karena, per CVT yang panjang otomatis memiliki ulir yang lebih banyak dan saat mendapatkan tekanan ulir tersebut akan merapat dengan tumpukan yang lebih banyak.
Jika ingin menambah performa motor dengan mengganti per CVTnya, pastikan gunakan produk aftermarket yang ukuran panjangnya sama dengan ukuran standar hanya saja memiliki tingkat kekerasan yang lebih tinggi. Tingkat kekerasan ini biasanya ditunjukan dengan warna berdasarkan RPMnya.
