Begini Cara Aman Saat Lepas Helm Korban Kecelakaan
Melepaskan helm para korban kecelakaan rupanya tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal penting yang wajib dipahami.
LABVIRAL.COM - Insiden kecelakaan sepeda motor sudah pasti menjadi hal yang tidak diharapkan bagi para pengendara motor. Saat ada insiden kecelakaan, melakukan pertolongan pada korban kecelakaan juga kadan menjadi serba salah. Salah satunya dari hal kecil seperti melepas helm korban kecelakaan.
Melepaskan helm para korban kecelakaan rupanya tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal penting yang wajib dipahami sebelum memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan, termasuk melepas helm dari kepala korban.
Baca Juga: Begini Cara Mengendarai Sepeda Motor di Jalanan Berpasir dan Berkerikil Agar Tidak Mudah Terjatuh
Dikutip dari situs wahanahonda.com, berikut ini hal penting yang harus dipahami saat melepaskan helm dari kepala korban kecelakaan:
- Hari ke-3, PFI Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan dan Minta Perluasan Pencarian ke Pulau-Pulau di Kawasan Gunung Anak Krakatau
- Ustadz Aa Hilman Fauzi Hadir di Bekasi, Ajak Keluarga Menenangkan Hati dan Menyiapkan Generasi Islam
- Tren Peluang Bisnis Rumahan 2026, Modal Minim dengan Berdaya Saing Tinggi
1. Kembalikan posisi tubuh korban
Hal pertama yang harus dilakukan saat menolong korban kecelakaan adalah kembalikan tubuh korban ke posisi yang benar. Satu orang harus menyilangkan tangannya ke bagian belakang tubuh atau pundak korban. Tangan penolong harus disilangkan agar mampu menahan kepala korban.
2. Buka pengunci helm
Selanjutnya, orang kedua bisa membuka pengunci helm korban secara berhati-hati. Cara untuk melepaskannya bisa dengan menyelipkan tangan di sela-sela antara helm dengan telinga korban. Pastikan posisi kepala korban berada pada tangan penolong, dan buka helm dengan menariknya secara perlahan.
Baca Juga: Saat Makin Banyak Orang Gak Pakai Helm dan Melawan Arus di Jalan Raya
3. Lepas helm
Penolong bisa membantu melepaskan helm dengan cara, melebarkan helm ke kedua sisi untuk membebaskan kedua daun telinga dan secara hati-hati. Bila helm yang digunakan adalah helm tertutup maka kaca penutup harus dilepaskan terlebih dahulu.
