Boleh Nggak Sih Motor Kompresi Tinggi Konsumsi Pertalite? Begini Penjelasannya
Untuk sepeda motor yang menggunakan mesin berkompresi tinggi dan ingin menggunakan bahan bakar pertalite tentunya membutuhkan penyesuaian.
LABVIRAL.COM - Sepeda motor dengan mesin yang memiliki kompresi tinggi sudah pasti harus mengkonsumsi bahan bakar yang nilai oktannya tinggi.
Namun, apa yang akan terjadi jika mesin motor yang kompresinya tinggi ini mengkonsumsi bahan bakar Pertalite yang memiliki nilai RON 90.
Baca Juga: Masyarakat Disarankan Gunakan BBM Oktan Tinggi, Ini Keuntungannya
Untuk sepeda motor yang menggunakan mesin berkompresi tinggi dan ingin menggunakan bahan bakar pertalite tentunya membutuhkan penyesuaian.
Penyesuaian ini berguna agar proses pembakaran yang terjadi di dalam mesin bisa optimal dan tidak memunculkan efek negatif.
Penyesuaian saat menggunakan bensin menjadi lebih tinggi atau rendah dari rekomendasi pabrikan dilakukan pada timing pengapian dan kompresi mesin. Timing dari CDI atau ECU harus disesuaikan, jika tidak ada penyesuaian maka bahan bakar menjadi tidak terbakar secara maksimal.
- Hari ke-3, PFI Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan dan Minta Perluasan Pencarian ke Pulau-Pulau di Kawasan Gunung Anak Krakatau
- Ustadz Aa Hilman Fauzi Hadir di Bekasi, Ajak Keluarga Menenangkan Hati dan Menyiapkan Generasi Islam
- Tren Peluang Bisnis Rumahan 2026, Modal Minim dengan Berdaya Saing Tinggi
Penggunaan pertalite pada mesin berkompresi tinggi rupanya bisa menimbulkan pembakaran terlalu tinggi. Efeknya, gejala knocking pun bisa terjadi. Knocking ini adalah suara ngelitik pada mesin dan tenaga mesinnya akan menjadi kurang maksimal.
Baca Juga: Bahan Bakar Beroktan Tinggi Bisa Juga Berdampak Buruk Loh Gengs!
Untuk penyesuaian timing pengapiannya bisa dilakukan di bengkel-bengkel motor yang menyediakan alat untuk mensetting ECU, jika motornya sudah injeksi. Untuk motor yang masih menggunakan CDI, penyesuaian bisa dilakukan dengan menyeting durasi buka tutup klep pada timing sprocket.
Tapi, akan lebih baik jika menurunkan rasio kompresi mesinnya dengan cara menambahkan paking pada head silinder motor jika motornya akan selalu diisi dengan bahan bakar pertalite.
Rasio kompresi yang ideal untuk mengkonsumsi pertalite adalah 9:1 hingga 10:1. Rasio kompresi mesin ini cocok menggunakan bahan bakar dengan nilai RON 90.
