Kamis, 15 Okt 2026 BisnisHypeInfografisMomNews
Beranda › News
News

Dede Budhyarto Sindir Koalisi Perubahan: Saling Ancam, Saling Sikut Gegara Penentuan Cawapres

✍️ Zahwa Elia Azzahra 🕒 05 Jun 2023 👁️ 9x dibaca
Dede Budhyarto. (Sumber : Instagram)
Dede Budhyarto. (Sumber : Instagram) Foto: Instagram Instagram

Dede Budhyarto menyindir Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) karena anggotanya berebut agar kadernya menjadi calon wakil presiden (cawapres).

LABVIRAL.COM - Komisaris PT Pelni Dede Budhyarto menyindir Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) karena anggotanya berebut agar kadernya menjadi calon wakil presiden (cawapres).

KPP diketahui beranggotakan tiga partai, yakni Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Tuduhan penjegalan (Anies Baswedan), padahal internal koalisinya saling ancam, saling sikut gegara penentuan cawapres... mblegedez," kicau Dede sebagaimana dikutip Labviral.com dari akun Twitter @kangdede78, Senin (5/6/2023).

Baca Juga: Cara Daftar QR Code MyPertamina buat Beli Solar Subsidi

Dalam postingannya, Dede menautkan berita berjudul "Demokrat Evaluasi Dukungan ke Anies Jika Tak Deklarasi Cawapres Juni". Berita tersebut diterbikan CNNIndonesia.

Dalam berita dijelaskan, DPP Partai Demokrat mempertimbangkan mengevaluasi dukungan ke Anies Baswedan jika tidak mengumumkan bakal cawapres pada Juni 2023.

"Kalau Juni belum deklarasi berpasangan, kemungkinan Demokrat akan mengevaluasi," ucap Kepala Bappilu DPP Demokrat Andi Arief.

Baca Juga: Pemula Wajib Tahu, Ini Tips Mengemudi Mobil di Jalan Sempit

Andi mengakui elektabilitas Anies Baswedan kian merosot di sejumlah lembaga survei. Terbaru, Lembaga Survei Indikator Politik menyimpulkan elektabilitas Anies hanya 18,9 persen atau di posisi ketiga dari dua bacapres lainnya, yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Andi menilai elektabilitas Anies Baswedan turun karena bacawapres tidak kunjung dideklarasikan.

"Jadi kita akan mengajukan usul kepada Pak Anies agar bulan Juni ini segera dideklarasikan agar tidak semakin dalam jaraknya, makin jauh jaraknya," tuturnya.

Baca Juga: Selain PDIP, Denny Indrayana Sebut Presiden Jokowi Punya Sekoci Partai Lain

"Kalau jarak sudah cukup menganga, itu pasangannya juga akan berat," sambungnya.

 

ZA
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update