Diminta Akui Kasus KDRT, Hariati Sebut Venna Melinda Jebak Ferry Irawan
Venna Melinda didapati tengah berkunjung ke penjara Ferry Irawan tanpa didampingi kuasa hukum. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga Ferry Irawan.
Ibu Ferry Irawan, Hariati menyampaikan bahwa Venna Melinda mengunjungi anaknya bukan tanpa sebab.
Venna meminta kepada Ferry untuk mengakui perlakuan KDRT yang dilakukan Ferry terhadap Venna yang mengakibatkan keretakan rumah tangga mereka.
"Ferry cerita, ada Venna datang. Terus, katanya Ferry disuruh mengakui bahwa ia bersalah (KDRT)," jelasnya dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.
- Polda Metro & Pemprov DKI Data Warga Kampung Boncos, Ubah Stigma 'Kampung Narkoba' Jadi Kampung Bersinar
- Kasus Guru Pukuli Santri di Cijeruk Bogor Masuk Meja Hijau, Polisi Pastikan Proses Hukum Berlanjut
- Piramida Kekacauan di JIExpo: Demo Penolakan Konser Andrea Bocelli Berujung Bentrok dan Puluhan Korban Luka
Bahkan, Ferry diminta untuk mengakui perbuatan KDRT-nya di depan awak media. Ferry pun diberi iming-iming dengan kebebasan dari sel tahanan.
Namun, menurut Hariati itu hanyalah jebakan dari Venna Melinda agar Ferry mau mengakui kesalahannya.
"Venna bilang ke Ferry, 'nanti kamu bisa dibebaskan. Tapi, kamu harus bilang dulu'. Kan nggak mungkin dong, nanti kalau Ferry mengakui, nanti malah tambah runyam," bebernya.
