Kamis, 15 Okt 2026 BisnisHypeInfografisMomNews
Beranda › News
News

Dosa Menghardik Anak Yatim dan Dalilnya Menurut Al-Qur'an

✍️ Hadi Mulyono 🕒 05 Jul 2023 👁️ 5x dibaca
Ilustrasi Baca Al Quran Mengaji .
Ilustrasi Baca Al Quran Mengaji . Foto: Ryan

Barangsiapa yang menghardik anak yatim, maka bisa dipastikan ia akan mendapat hukuman dari Allah Swt.

LABVIRAL.COM - Barangsiapa yang menghardik anak yatim, maka bisa dipastikan ia akan mendapat hukuman dari Allah Swt.

Anak yatim adalah mereka yang ayahnya telah meninggal dunia, sedangkan ia belum berusia baligh. Dalam Islam, anak yatim mempunyai kedudukan yang dimuliakan sehingga wajib untuk disantuni.

Lalu bagaimana jika ada seseorang yang tega menghardik anak yatim? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini ya!

Baca Juga: Makna Sifat Allah Ar Rauf Lengkap dengan Dalilnya dalam Al-Qur'an

Kewajiban merawat anak yatim

Menyantuni, merawat dan mengasihi anak yatim merupakan kewajiban setiap muslim agar mereka bisa mendapat kehidupan layak.

Dalam sebuah hadis dikisahkan, Rasulullah saw bersabda, "Wahai Saib, perhatikanlah akhlak yang biasa kamu lakukan ketika kamu masih dalam kejahiliyahan, laksanakan pula ia dalam masa keislaman. Jamulah tamu, muliakanlah anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga." (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Bukan hanya menurut hadis Nabi Muhammad saw, kewajiban mengasihi anak yatim juga tercantum di dalam Al-Qur'an.

Baca Juga: 5 Ayat Al-Qur'an tentang Istri yang Tidak Nurut kepada Suami

فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ

Faammal yatiima falaa taqhar.

Artinya: "Maka terhadap seorang anak yatim piatu maka janganlah engkau berlaku sewenang-wenang” (QS. Ad-Dhuha: 9).

Dosa menghardik anak yatim

Barangsiapa yang menghardik anak yatim maka ia akan mendapatkan dosa yang tidak main-main karena Allah Swt yang memerintahkan kita untuk merawat mereka.

Baca Juga: 5 Dalil Al-Qur'an dan Hadits tentang Perintah Berkurban saat Idul Adha

Setiap orang yang tega menganiaya anak yatim, maka hukumannya di akhirat bakal mendapat siksa api neraka yang sangat pedih.

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَٰلَ ٱلْيَتَٰمَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِى بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا

Innallażīna ya`kulụna amwālal-yatāmā ẓulman innamā ya`kulụna fī buṭụnihim nārā, wa sayaṣlauna sa'īrā.

Baca Juga: Pengertian Haji Menurut Bahasa, Istilah hingga Dalilnya dalam Al-Qur'an

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)." (QS. An-Nisa ayat 10).

Begitulah hukuman yang wajib diingat-ingat, agar barang siapa yang menghardik anak yatim segera bertobat kepada Allah Swt.***

HM
Hadi MulyonoPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update