DPR Pertanyakan Kejelasan Pemindahan ASN ke IKN, Dianggap Krusial untuk Tarik Investor
Rifqinizamy mengacu data pemerintah mengatakan, IKN siap menampung 9.500 ASN dengan peningkatan jumlah sampai 13.000 ASN pada 2028.
Labviral.com - Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menanyakan kejelasan pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menarik investor.
“Karena kalau IKN itu dalam tanda kutip belum berpenduduk, rasanya mustahil investor datang ke IKN,” ujar Rifqinizamy, Selasa (22/4/2025), dikutip dari Antara.
Baca Juga: MenPANRB: Pemindahan ASN ke IKN Diundur 2026, Tunggu Arahan Presiden
Mengacu data pemerintah, dia mengatakan bahwa IKN siap menampung 9.500 ASN dengan peningkatan sampai 13.000 ASN pada 2028.
Adapun kehadiran investor akan mendorong pembangunan sarana publik seperti restoran, hotel, sekolah, dan rumah sakit.
- Polda Metro & Pemprov DKI Data Warga Kampung Boncos, Ubah Stigma 'Kampung Narkoba' Jadi Kampung Bersinar
- Kasus Guru Pukuli Santri di Cijeruk Bogor Masuk Meja Hijau, Polisi Pastikan Proses Hukum Berlanjut
- Piramida Kekacauan di JIExpo: Demo Penolakan Konser Andrea Bocelli Berujung Bentrok dan Puluhan Korban Luka
Namun, Menteri PANRB Rini Widyantini belum memberi kepastian konkret karena menunggu keputusan Presiden.
“Lalu bangunan itu mau diapakan? Jawabannya kan adalah bangunan itu akan difungsikan untuk perkantoran dan pemukiman. Lalu pertanyaan berikutnya, kapan? Siapa saja yang akan mengisi?” tanya Rifqinizamy.
Baca Juga: DPR Komisi VIII Aprozi Alam: Cabut Izin Travel Haji Ilegal yang Pakai Visa Kerja!
Komisi II DPR, sebagai mitra Otorita IKN, sebelumnya telah menyetujui anggaran Rp14,5 triliun untuk infrastruktur perkantoran, pemukiman, dan kawasan IKN pada 2025.
“Otorita IKN merupakan satu-satunya lembaga yang anggarannya tidak dikurangi dan bahkan ditambah,” kata Rifqinizamy.
Ia meminta kejelasan soal pemindahan ASN agar infrastruktur tidak mubazir.***
