Kemensos dan BPS Kolaborasi Validasi Data Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat
Gus Ipul menjelaskan, BPS menyediakan data berdasar Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai arahan Presiden untuk mengidentifikasi penerima manfaat.
Labviral.com - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS) membahas penggunaan data untuk rekrutmen siswa Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis bagi keluarga miskin ekstrem.
“Data-data yang terkait dengan rekrutmen siswa sekolah rakyat,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai bertemu Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kemensos, Jumat (9/5/2025), merujuk RRI.
Baca Juga: Indonesia dan Iran Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak
Gus Ipul menjelaskan, BPS menyediakan data berdasar Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai arahan Presiden untuk mengidentifikasi penerima manfaat.
- Polda Metro & Pemprov DKI Data Warga Kampung Boncos, Ubah Stigma 'Kampung Narkoba' Jadi Kampung Bersinar
- Kasus Guru Pukuli Santri di Cijeruk Bogor Masuk Meja Hijau, Polisi Pastikan Proses Hukum Berlanjut
- Piramida Kekacauan di JIExpo: Demo Penolakan Konser Andrea Bocelli Berujung Bentrok dan Puluhan Korban Luka
Data tersebut menjadi acuan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial, dan staf BPS untuk verifikasi lapangan.
Hasil pengecekan akan ditandatangani kepala daerah untuk memastikan siswa memenuhi syarat.
Baca Juga: 66 Sekolah Rakyat Terima Siswa dari Keluarga Miskin Mulai Juli 2025
“BPS tidak hanya mendukung, membantu rekrutmen siswa ini dengan memberikan data, tapi sekaligus ikut melakukan validasi dan verifikasi di lapangan,” tegas Gus Ipul.***
