Lirik Lagu Ebiet G. Ade – Opera Tukang Becak Bercerita Soal Betapa Tidak Ramahnya Ibu Kota
Opera Tukang Becak ini dinyanyikan sekaligus dipopulerkan oleh penyanyi sekaligus penulis lagu Indonesia yaitu Abid Ghoffar bin Aboe Dja’far atau yang lebih dikenal dengan nama Ebiet G. Ade.
LABVIRAL.COM- Opera Tukang Becak ini dinyanyikan sekaligus dipopulerkan oleh penyanyi dan penulis lagu Indonesia yaitu Ebiet Ghoffar bin Aboe Dja’far atau yang lebih dikenal dengan nama Ebiet G. Ade. Dirinya lahir di Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah, 21 April 1954.
Lewat lagunya yang bergenre folk pop, country dan soft rock dan dikemas dalam format balada dirinya dikenal dengan lagu-lagunya yang bertemakan alam dan duka derita kelompok tersisih. Pada awal karirnya, ia memotret suasana kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang.
Lagu Opera Tukang Becak ini merupakan salah satu single album studio ke-9 karya Ebiet G. Ade. Album berjudul Isyu! Ini dirilis pada tahun 1986 yang merupakan album terakhir Ebiet yang direkam di Jackson Records.
Lagu ini bercerita tentang kisah tukang becak yang terpaksa kehilangan pekerjaannya dan kembali ke desanya karena becaknya harus ditenggelamkan di Kepulauan Seribu untuk dijadikan terumbu karang.
Berikut lirik lagu Ebiet G. Ade – Opera Tukang Becak :
Ia melangkah terhuyung
menyeret tubuh yang kurus
Mencari sudut terlindung teduh dari terik mentari
Menatap jalan lengang di depan yang tak ada harapan
Baca Juga: Pernah Terjebak Friendzone? Jika Iya, Lirik Lagu Tulus – Sewindu Ini Relate Banget Denganmu
Kakinya mengayuh angin,
naluri kebiasaan
terlalu bodoh untuk mengerti segala macam aturan
Yang dia tahu dan dirasakan hilang pencaharian
Tertidurlah dan bermimpi
mengayuh beca ke teluk Jakarta
Berhentilah sampai di sana,
peluit berdesing di telinga
ho ho ho ho
Baca Juga: Lirik Lagu 'Dan' Besutan Sheila on 7, BerkisahTentang Percintaan yang Bikin Galau
- Hari ke-3, PFI Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan dan Minta Perluasan Pencarian ke Pulau-Pulau di Kawasan Gunung Anak Krakatau
- Ustadz Aa Hilman Fauzi Hadir di Bekasi, Ajak Keluarga Menenangkan Hati dan Menyiapkan Generasi Islam
- Tren Peluang Bisnis Rumahan 2026, Modal Minim dengan Berdaya Saing Tinggi
La la la la la la la ia pun melompat
La la la la la la la ia pun menyingkir
La la la la la la la ia bersembunyi
Ia teringat sesuatu,
sepetak sawah di kampung
Memberi nafas dan ketenteraman, kenapa ditinggalkan
Ia tersadar dan ingin pulang, malu pun ditepiskan
Baca Juga: Lirik Lagu Takkan Pernah Bisa Cocok Untuk Kalian Yang Sedang Menjalani Toxic Relationship
Sanak famili menyambut
tangan terbuka, si anak hilang
berkubang bersama di sawah
Terasa maknanya dilahirkan
ho ho ho ho
La la la la la la la ia pun tersenyum
La la la la la la la ia pun bernyanyi
La la la la la la la digenggam hari ini
La la la la la la la ho ho ho ho ho ho
La la la la la la la ho ho ho ho ho ho
