Sabtu, 26 Sep 2026 BisnisHypeInfografisMomNews
Beranda › Hype
Hype

Mengenal Arti Suara Merdu Burung Kutilang! Bukan untuk Pamer Kicau, tapi Bisa Jadi Pemberi Sinyal Tanda Bahaya

✍️ Bonifasius Sedu Beribe 🕒 07 Jun 2023 👁️ 0x dibaca
Mengenal Arti Suara Merdu Burung Kutilang! Bukan untuk Pamer Kicau, tapi Bisa Jadi Pemberi Sinyal Tanda Bahaya (Sumber : Istockphoto.com)
Mengenal Arti Suara Merdu Burung Kutilang! Bukan untuk Pamer Kicau, tapi Bisa Jadi Pemberi Sinyal Tanda Bahaya (Sumber : Istockphoto.com) Foto: Istockphoto.com Istockphoto.com

Burung kutilang memiliki suara yang indah, tak jarang burung kecil ini sering diikutseratakan dalam kontes burung dan unggul dari burung kicau lainnya.

LABVIRAL.COM - Ketilang atau burung kutilang yang dikenal juga cucak kutilang merupakan salah satu jenis burung pengicau (passerine).

Burung kutilang memiliki nama ilmiah Pycnonotus aurigaster, sedangkan dalam bahasa inggris dikenal dengan nama Sooty-headed Bulbul.

Burung kutilang cukup populer di masyarakat karena populasinya yang besar juga berkat suara yang merdu, kutilang kerap kali dijadikan peliharaan untuk diikutsertakan dalam kontes.

Baca Juga: Mengenal Burung Kutilang, dari Ciri Khas, Habitat Sampai Keunikannya yang Senang Berjemur dan Mandi Embun Pagi

Tapi tahukah kamu, di balik suara merdunya, ternyata burung yang cerewet ini mengeluarkan suaranya tidak serta merta untuk pamer saja lho!

Memamg tidak dipungkiri lagi bahwa suara burung kutilang memang terdengar indah. Selain unggul jika dilombakan dalam kontes kicau burung, suara tersebut nyatanya memegang peranan vital bagi kehidupan satwa ini.

Mengacu pada penelitian Ahmad Baihaqi dari Universitas Nasional, pola dan frekuensi suara kutilang diketahui berguna sebagai sarana komunikasi antara spesies atau dengan jenis burung lainnya.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Tahapan Umur Kucing, Sebagai Panduan Untuk Merawatnya

Beberapa fungsi vokalisasi bagi pycnonotus aurigaster di antaranya sebagai instruksi pertahanan wilayah, menarik pasangan, informasi sinyal bahaya, pakan hingga tanda terjadinya agresi. Burung kutilang akan menjadi cerewet pada saat terbang maupun bertengger di dahan pohon. 

Suara yang mereka keluarkan terdengar seperti “cuk-cuk, tuit-tuit!”. Pada momen yang berbeda, hewan ini juga kerap terdengar seperti sedang bersiul dan mengeluarkan suara “ke-ti-lang,” yang diulang-ulang selama beberapa waktu.

Sebagai informasi, penangkapan dan pemeliharaan kutilang memang diperbolehkan. Merujuk daftar merah IUCN, status konservasi hewan tersebut tergolong Least Concern atau risiko rendah.

Baca Juga: Mengenal Burung Walet, Habitat, Pakan dan Ciri Fisik Sampai dengan Karakter

Namun menurut pengamatan ahli, populasi satwa ini diketahui terus mengalami penurunan. Jika tak henti dieksploitasi, bukan tidak mungkin kita akan kehilangan suara merdu mereka di masa depan.***

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update