Miris! Kebisingan Lalu Lintas Sebabkan Bayi Burung Berhenti Berkicau
Burung kutilang biasanya belajar berkicau selama tiga bulan pertama
LABVIRAL.COM - Tak hanya manusia, kebisingan lalu lintas ternyata juga membuat stress pada hewan.
Diketahui, burung kutilang yang senang berkicau bisa mengalami kesulitan "bernyanyi".
Dilansir dari metro.co.uk, burung kutilang biasanya belajar berkicau selama tiga bulan pertama di awal kehidupannya dan sudah menghafal semua lirik kicauan.
Namun, dampak kebisingan lalu lintas tersebut membuat bayi burung kutilang kesulitan untuk bernyanyi.
Baca Juga: Jenis-jenis Burung Kenari yang Cocok Dijadikan Peliharaan dan Ikut Kontes
- Hari ke-3, PFI Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan dan Minta Perluasan Pencarian ke Pulau-Pulau di Kawasan Gunung Anak Krakatau
- Ustadz Aa Hilman Fauzi Hadir di Bekasi, Ajak Keluarga Menenangkan Hati dan Menyiapkan Generasi Islam
- Tren Peluang Bisnis Rumahan 2026, Modal Minim dengan Berdaya Saing Tinggi
Lebih ironisnya, para ilmuwan telah mengaitkan suara kebisingan dengan penurunan sistem kekebalan yang dapat menjadi penanda stres kronis.
Peneliti dari Max Planck Institute for Ornithology di Jerman membuat penemuan tersebut saat mengamati perilaku dua kelompok burung kutilang jantan.
Mereka menemukan bahwa burung kutilang yang dibesarkan dengan suara tambahan adalah kurang berhasil dalam berkicau.
Mereka membutuhkan waktu sekitar 30% lebih banyak untuk menguasai "lagu" mereka, dan mereka membuat lebih banyak kesalahan selama prosesnya.***
