Panduan Buat Kamu Yang Ingin Berhenti Nge-Vape dan Coba Keasyikan Baru
Vape sendiri mengandung nikotin cair, propilen glikol, gliserin, dan dieter glikol. Jika bahan-bahan tersebut dipanaskan, maka akan menghasilkan zat nitrosamin yang dapat memicu kanker
LABVIRAL.COM - Rokok elektrik atau yang biasa kita kenal sebagai Vape memang lagi happening, terutama di kalangan anak muda. Banyak yang beralih ke vape untuk alternatif berhenti merokok, banyak juga yang menganggap itu merupakan gaya hidup yang baru. Namun, nyatanya vape juga tidak aman bagi tubuh.
Vape sendiri mengandung nikotin cair, propilen glikol, gliserin, dan dieter glikol. Jika bahan-bahan tersebut dipanaskan, maka akan menghasilkan zat nitrosamin yang dapat memicu kanker. Tak hanya itu, rokok elektrik juga dapat menyebabkan kecanduan, penyakit jantung, serta merugikan orang-orang di sekitar.
Baca Juga: Bahaya Merokok Dalam Mobil, Jangan Contohi Supir Angkot!
Jika sudah kecanduan, maka akan sulit untuk diobati. Namun apabila saat ini kamu sudah merasa ingin berhenti dari nge-vape. Seorang dokter spesialis jantung, dr. Raditio Prakoso, memberikan beberapa tips merubah gaya hidup untuk berhenti merokok atau nge-vape.
Berpikir positif, makan makanan sehat, dan juga istirahat yang cukup.
Sadar kalau rokok atau vape itu berbahaya untuk kesehatan.
“Kita sadar, bahwa rokok atau vape itu mudharatnya lebih dibanding manfaatnya. Antara lain untuk diri sendiri, berikutnya adalah orang lain. Sebab seperti yang kita ketahui perokok pasif (menghirup) lebih banyak terkena dampaknya dari pada yang menghisap”.
- Hari ke-3, PFI Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan dan Minta Perluasan Pencarian ke Pulau-Pulau di Kawasan Gunung Anak Krakatau
- Ustadz Aa Hilman Fauzi Hadir di Bekasi, Ajak Keluarga Menenangkan Hati dan Menyiapkan Generasi Islam
- Tren Peluang Bisnis Rumahan 2026, Modal Minim dengan Berdaya Saing Tinggi
Baca Juga: Ternyata Bisa Melaporkan Pengendara Merokok Sambil Mengendara, Berikut Dasar Aturannya
Mulai alihkan kearah yang lebih positif, contohnya melakukan kesibukan lainnya. Bisa dengan membaca buku, olahraga, memancing dan berkegiatan diluar rumah agar tidak merasa jenuh.
Bagi generasi muda, sebaiknya tidak perlu mencoba rokok hanya karena alasan gaya. Karena apabila sudah kecanduan susah berhentinya dan bisa mengarah penyalahgunaan.
Adapun beberapa manfaat dari berhenti nga-vape. Mulai dari meningkatkan kesehatan jantung, karena sekitar 20 menit setelah berhenti mengisap vape, detak jantung akan kembali normal, tekanan darah turun, dan kualitas pernapasan juga akan meningkat.
Baca Juga: 6 Penyebab Gigi Kuning yang Perlu Kamu Tahu, dari Kopi hingga Rokok
Bahkan bisa juga menurunkan risiko serangan jantung, hal ini dapat terjadi berkat penurunan tekanan darah dan peningkatan kadar oksigen dalam darah. Sehingga mengurangi pengaruh negatif pada kadar kolesterol dan pembentukan gumpalan darah.***
