Sabtu, 26 Sep 2026 BisnisHypeInfografisMomNews
Beranda › Style
Style

Perbedaan Anemia dan Darah Rendah Jika Dilihat dari Penyebabnya

✍️ Efendi AW 🕒 29 Mar 2023 👁️ 0x dibaca
Ilustrasi sel darah merah yang ada di dalam tubuh bisa berpengaruh terhadap penyakit anemia. (Sumber : Pixabay.com/Narupon Promvichai)
Ilustrasi sel darah merah yang ada di dalam tubuh bisa berpengaruh terhadap penyakit anemia. (Sumber : Pixabay.com/Narupon Promvichai) Foto: Pixabay.com/Narupon Promvichai Pixabay.com/Narupon Promvichai

Sudah tahu belum perbedaan antara anemia dan darah rendah? Kalau belum, segera cek di sini.

LABVIRAL.COM - Anemia atau kurang darah berbeda dengan darah rendah. Dua penyakit tersebut memang terkesan mirip sampai-sampai dianggap sama oleh beberapa orang. Namun, keduanya sangat berbeda. Lalu, apa perbedaan anemia dan darah rendah ini?

Anemia bisa ditandai dengan gejala seperti pusing, tubuh lemas, dan pucat. Gejala tersebut juga bisa terjadi pada seseorang yang sedang darah rendah.

Anemia adalah kondisi yang terjadi karena tubuh sedang kekurangan hemoglobin. Sedangkan, darah rendah atau hipotensi ini merupakan masalah tekanan di dalam arteri di bawah batas normal. Seseorang memiliki darah rendah jika tekanan darahnya menunjukkan angka di bawah 90/60 mmHg.

Lalu, apa lagi yang bisa menjadi perbedaan antara anemia atau kurang darah ini dari darah rendah? Kita cek dari penyebabnya

Penyebab anemia dan darah rendah

Ilustrasi sel darah merah yang ada di dalam tubuh manusia. (Pixabay.com/swiftsciencewriting)


Salah satu yang membedakan kedua jenis penyakit ini bisa dilihat dari penyebabnya.

Anemia atau kurang darah ini merupakan gangguan yang terjadi ketika jumlah sel darah merah di dalam tubuh terlalu rendah. Sel darah merah ini berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Jika sel darah merah rendah, maka oksigen yang menyebar ke dalam tubuh akan ikut rendah.

Anemia juga bisa diukur berdasarkan jumlah hemoglobin di dalam tubuh. Penyakit anemia sendiri lebih berisiko besar terjadi pada wanita daripada pria. Beberapa gejala yang terjadi pada penderita anemia seperti pusing, sakit kepala, badan lemas, pucat, sesak napas, nyeri di dada, dan detak jantung terasa lebih cepat dari biasanya.

Sedangkan, untuk darah rendah sendiri merupakan kondisi yang terjadi karena tekanan di dalam darah arteri lebih rendah. Hal ini juga bisa dilihat dari tekanan darah seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Tekanan darah yang terlalu rendah ini bisa menyebabkan terhambatnya jumlah darah yang menyebar dan mengalir ke otak dan organ vital lainnya. Jika sedang dalam keadaan darah rendah, biasanya akan muncul gejala seperti pusing, pandangan kabur, susah berkonsentrasi, lemas, pucat, nafas pendek dan cepat, dan kepala terasa ringan.

Demikian itu perbedaan antara anemia dan darah rendah jika dilihat dari penyebabnya. Semoga dapat mencerahkan.

EA
Efendi AWPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update