Rebound Shockbreaker depan Motor Keras? Ganti Saja Komponen Ini
Oli shockbreaker dengan kualitas yang buruk akan mempengaruhi rebound shockbreaker.
LABVIRAL.COM - Tak jarang para pemilik sepeda motor yang mengeluhkan jika rebound shockbreaker motornya terlalu keras dan terjadi secara tiba-tiba.
Kondisi ini ternyata disebabkan karena terdapat komponen di dalam shockbreaker depan motor yang bermasalah. Penasaran bukan apa komponen tersebut?
Baca Juga: Sesuaikan Rebound Shockbreaker Depan Motor Dengan Cara Ini, Dijamin Ampuh!
Komponen yang bermasalah adalah oli shockbreaker yang sudah minta ganti karena, kualitasnya sudah buruk. Oli shockbreaker ini juga memiliki fungsi yang sama dengan sulingan shock dan per shock, yaitu meredam getaran.
Oli shockbreaker dengan kualitas yang buruk akan mempengaruhi rebound shockbreaker. Jadi penting sekali untuk melakukan pengecekan berkala pada shockbreaker depan motor agar tidak sampai terjadi hal seperti diatas.
- Hari ke-3, PFI Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan dan Minta Perluasan Pencarian ke Pulau-Pulau di Kawasan Gunung Anak Krakatau
- Ustadz Aa Hilman Fauzi Hadir di Bekasi, Ajak Keluarga Menenangkan Hati dan Menyiapkan Generasi Islam
- Tren Peluang Bisnis Rumahan 2026, Modal Minim dengan Berdaya Saing Tinggi
Oli shockbreaker kualitasnya akan menurun seiring dengan pemakaian, oli akansho menjadi jenuh dan keruh saat kualitasnya memburuk.
Baca Juga: Cari Tahu Ciri Shockbreaker Kamu Udah Rusak
Saat kondisi oli sudah buruk kualitasnya, oli sokbreker tidak akan mampu lagi bekerja dengan maksimal, efeknya rebound sokbreker jadi terasa lebih keras.
Jadi saat rebound shock depan motor keras tapi belum ada kebocoran pada sil shocknya, langsung saja periksa kondisi olinya.
Jika terbukti kualitas oli sudah buruk, langsung ganti oli shock dengan oli yang baru. Saat penggantian oli shock, sebaiknya lakukan juga pembersihan pada komponen lain di dalam shock sehingga hasil yang didapatkan bisa maksimal.
