Satelit Satria-1 Sukses Diluncurkan
Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) ditujukan untuk pemerataan akses internet fasilitas publik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) 10 tahun ke depan
Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) yang sudah dipersiapkan sejak tahun 2019 akhirnya sukses diluncurkan. SATRIA-1 dibawa roket Falcon 9 milik SpaceX. Falcon 9 adalah roket yang mendarat vertikal dan bisa dipakai ulang untuk misi selanjutnya
SATRIA-1 bakal meratakan akses internet di area tertinggal, terdepan, terluar (3T). Rencananya satelit ini bisa memfasilitasi layanan internet di 50 ribu titik fasilitas publik dengan kecepatan 4 Mbps
Satelit itu dibangun oleh Satelit Nusantara 3 dan dirakit Thales Alenia Space (TAS) di Prancis memakai platform SpaceBus NEO. Biaya investasi pembuatan SATRIA-1 awalnya US$450 juta (sekitar Rp6,6 triliun) menjadi US$540 juta (sekitar Rp8 triliun).
