Kamis, 29 Okt 2026 BisnisHypeInfografisMomNews
Beranda › News
News

Update Insiden Pasar Cimanggis: Pasien Rujukan Luka Bakar Berat Dilaporkan Meninggal Dunia

✍️ Admin 🕒 29 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan
Ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan Foto: detik.com

TANGERANG SELATAN — Peristiwa nahas yang mengguncang kawasan perdagangan rakyat kembali menelan korban jiwa. Salah satu korban luka berat yang menderita luka bakar ekstrem akibat insiden ledakan maut di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dikabarkan telah meninggal dunia. Korban yang diketahui bernama Andri Rachmanto tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan luka serius yang dideritanya selama masa perawatan intensif di rumah sakit.

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak kepolisian setempat melalui Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Fery. Berdasarkan keterangan resmi yang dihimpun, korban meninggal dunia pada Selasa malam, tepatnya pukul 22.22 WIB, setelah sebelumnya harus menjalani serangkaian penanganan medis darurat di RSUD Tarakan. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi pihak keluarga serta kerabat dekat yang selama sepekan terakhir terus mendampingi proses penyembuhannya.

Sebelumnya, insiden ledakan hebat yang memicu kerusakan parah di area Pasar Cimanggis ini memang memaksa tim medis untuk bergerak cepat melakukan evakuasi darurat. RSU Kota Tangerang Selatan sempat menjadi lokasi penanganan awal bagi para korban yang terdampak sebelum akhirnya diputuskan untuk merujuk beberapa pasien dengan kondisi paling kritis ke fasilitas kesehatan lanjutan yang memiliki fasilitas penanganan luka bakar lebih memadai.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Kota Tangerang Selatan, Lanna Marita, sebelumnya sempat memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi para korban sesaat setelah insiden terjadi. Lanna memaparkan bahwa terdapat dua korban dengan kategori luka berat yang harus segera dipindahkan ke rumah sakit rujukan terpisah demi mendapatkan perawatan optimal dari tim dokter spesialis. “Sudah dirujuk ke 2 rumah sakit terpisah,” ujar Lanna saat memberikan keterangan kepada awak media.

Dalam catatannya, korban atas nama Andri Rachmanto tercatat mengalami luka bakar yang sangat masif, yakni mencapai angka 83 persen di sekujur tubuhnya. Meskipun tingkat cedera termal yang dideritanya tergolong sangat parah dan kritis, pihak medis sempat melaporkan bahwa kesadaran korban masih dalam kondisi penuh ketika mendapatkan stabilisasi awal di RSU Kota Tangerang Selatan. “Yang luka berat sadaran masih penuh. Tapi harus dirujuk karena luka bakarnya besar,” tambah Lanna.

Selain Andri, korban dengan kondisi luka berat lainnya yaitu Andre Akhmad, juga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapatkan intervensi medis serupa. Besarnya persentase luka bakar membuat kedua korban harus mendapatkan pengawasan ketat dari tim dokter ahli bedah plastik dan intensivis. Namun, takdir berkata lain, perjuangan panjang Andri selama dirawat intensif di RSUD Tarakan harus berakhir setelah tubuhnya tak lagi mampu bertahan melawan komplikasi akibat luka bakar derajat tinggi tersebut.

Di sisi lain, jajaran kepolisian dari Polres Tangerang Selatan hingga kini masih terus bekerja keras untuk mengusut tuntas akar permasalahan di balik tragedi ledakan di Pasar Cimanggis ini. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta investigasi awal yang dilakukan oleh tim Inafis dan laboratorium forensik, petugas menemukan sejumlah barang bukti penting di lokasi kejadian. Salah satu temuan yang disorot adalah sebuah tabung gas etilen berukuran besar, yakni sekitar 52 kilogram.

Tabung gas etilen tersebut diketahui merupakan fasilitas penunjang yang lazim dimanfaatkan oleh para pedagang di pasar untuk membantu mempercepat proses pematangan buah, salah satunya komoditas pisang. Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa keberadaan tabung tersebut masih harus dianalisis secara mendalam guna memastikan apakah kebocoran gas dari tabung tersebut yang memicu percikan dan berujung pada ledakan dahsyat, ataukah ada faktor teknis lain yang ikut berkontribusi.

Hingga berita ini diturunkan, aparat penegak hukum masih memintai keterangan dari sejumlah saksi mata, pemilik lapak, serta pihak-pihak terkait untuk merangkai kronologi utuh peristiwa nahas tersebut. Sementara itu, keluarga almarhum Andri Rachmanto yang berdomisili di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tampak tengah bersiap mengurus proses pemakaman jenazah setelah proses penyerahan dari pihak rumah sakit selesai dilakukan. Tragedi ini pun menambah daftar panjang keprihatinan atas aspek keselamatan dan keamanan kerja di lingkungan pasar tradisional yang menuntut perhatian serius dari berbagai pihak terkait agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update